Sabtu, 17 September 2011

karya pribadi "catatan harian sang pujangga"

pagi kau tlah menyapa ku lagi, tak bosan mata memandang sang surya yang begitu gagah dengan oranye nya. hati berdegup asa siap tuk menyeruak misteri hari yang kan ku lalui ini. berharap namun tak pasti hanya doa yang slalu mengiring. usaha tiada henti namun ikhtiar lah hulu samudra nya. ^_^

malam ternyata kau begitu sunyi, tat kala sang rembulan tlah meniti pergi.
berdiri roma ku tersapa dinginnya hembusan angin malam. lolong jeritan hati akan masa itu, memecahkan kehampaan. setitik cahaya terang gantungkan cita ku setinggi bintang dilangit. takdir takan menunggu sebelum kau jemput. 1 investasi masa depan tlah luruh, namun janji ku itu takan meluruhkan masa depan ku yang lain...!
bila kau mencinta seseorang biarkan dia pergi,
bila dia kembali, dia akan menjadi milikmu selamanya.;-)

berusaha melupakanmu,
sama sulitnya dengan mengingat seseorang yang tak pernah ku kenal,
aku pernah jatuhkan setetes air mata di pantai utara,
dihari aku bisa menemukannya lagi itulah waktunya aku berhenti mencintaimu,
andai janji tak pernah dusta,
tak kan ada yang kecewa,
andai cinta tak mendua,
tak kan ada air mata,
cinta tak butuh janji,
tapi bukti yang pasti,
hanya cinta sejati yang kan abadi sampai akhir nanti.

Saudaraku sebesar apapun problem yang kita hadapi maka Allah maha besar untuk menyelesaikannya.
Seberat apapun amanah kita Allah maha kuat untuk menunaikannya.
Dia yang akan memberikan solusinya.
Asal kita dekat kepada-Nya.
InsyaAllah di setiap 2/3 malam Dia menunggu kita untuk memanjatkan segala do'a kita. Amin

Aku hidup bukan untuk menyerah.
Aku ada untuk jalani sebuah kehidupan.
Aku tau semua ini tantangan.
Bukan kepedihan namun senyuman yang harus ku persembahkan

Dimana jalanku kan bermuara...
Disana ku dapati kebahagiaan menyapa...

Semakin ku menjauh dari-Mu semakin jauh pula jiwa ini dari ketenangan.
Semakin ku mendekat kepada-Mu semakin ku merasakan do'a-do'a ku kian menghampiri ku dalam setiap detiknya.

malam kian menghitam,
tapi tak sekelam hati sang kesepian,
tak terhiasi bintang dan rembulan,
hanya kenangan lembaran hitam yang terpajang,
esok pagi yang mungkin cerahpun,
...baginya hanya cuaca yang terbungkus awan,
bukan lagi embun yang temani pagi,
namun badai petir yang tetesi indahnya surya



Aku tak pandai tuk telusuri jalan terbaik bahtera kehidupan ku.
Ku ikuti alirannya sampai muara.
Ku jumpai disana hitam dan putih.
Walau ku yakin cahaya itu penuntun keabadian ku nan indah.
Namun mengapa ku sering terlelap damai dalam gelap nya.

semua menghilang,
dengan semua serpihan hati ini,
hanya bersikap pasrah tuk syukuri anugrah,
ku percaya semua jalan tak selalu berliku,
mencintaimu adalah bahagia untukku,
ku ucapkan selamat tinggal kasih,
tuk slamanya,
saat ku tak sanggup lagi tuk berharap,
ku semat kata ikhlas di hati ini.

huft jogja terik nya kau hari ini, membakar kering tanah penuh peluh, namun tak hentikan semangat si kakek dengan becak tingginya, tersadar senyum manis sang istri penuh cinta menunggu sabarnya, dengan nyanyian parut bocah kecil dan senyum tulus hadapi kenyataan, dalam diri bukan hanya peluh yang berlomba gapai bumi, namun tetes air mata penuh harap sang kakek tuk  pulang dengan cinta dunianya yang tulus.

aku hidup antara cinta dan derita,
dimana salah menjadi benar,
dan benar adalah wajar,
aku ada untuk berkata,
menghirup dosa dan kata percaya

pagi, pagi tlah menjelang, merangkak tertatih meniti siang, embun bersemayam didauanan bak air dalam cawan, menemani pagi penumbuh harapan tumbuhan, mengandung misteri tuk jelangi hari bagi setiap inasn. pagi tlah menjelang tuk temani awal dari keputusan, tuk temani semangat melaju kedepan. pagi tlah menjelang tuk temani langkah menata impian masa depan.

satu hal yang sulit ku yakini, yakni dirimu kini tlah tinggalkan ku sendiri tuk arungi kahidupan ini, dalam sujud di keheningan malam, kalbu tak henti mengharap kau tuk bisa kembali, merajut tali kasih yang dulu kau buai dengan janji. namun jika Yang Esa tak ijinkan kau kembali, dalam asa ku harap dapat pengganti, sang bidadari yang sejukan hati di penghujung pagi tuk sinari hari. :-)

tak ada yang lebih aku sesali dari penyesalanku di hari esok terhadap apa yang terjadi hari ini. yang pasti satu keputusan membawa beribu akibat yang tak terduga antara lara dan bahagya. hidup adalah pilihan, namun pilihan membaur dalam asa kehidupan.

 kebimbangan yg slama ini ku rasa terpaut akan kesetiaan yang terhina, ketulusan cinta tak menjamin merujuk bahagia, karna lara membayang dalam sinaran cinta. tapi satu yang ku percaya cinta Yang Esa menyulam indah tanda bahagya.

 lebih baik ku hidup damai seabad sendirian, daripada harus hidup dengan orang yang menistai hati, namun akan lebih ku pilih jalan hidup berdua dengan syukur yang ada. ego yang membara meruntuhkan kisah nan indah penuh cinta, kesetiaan pun terhempas oleh badai dusta. penantian akan sang dewi pun tak urung jua. yang tersisa hanya jalan setapak akan kenangan cinta.

malam menyimpan misteri akan kenangan cinta, ketika ku mulai menutup mata ku lihat bayang mu semu, ketika ku buka mata yang ada adalah merindukan mu, namun ketika ku ingat tentang kisah cintaku dengannya yang ada hanya tetesan air mata menyentuh jiwa, ku coba melupakannya namun ia selalu datang dalam do'a, kini kau yang selalu mengisi petang dengan nada rayu tlah tiada, biar ku sendiri tuk menata jiwa akan kepergianmu dengan dirinya yang membawa luka. malam ku yang penuh cinta mengapa kini tinggal lara hanya karna dusta.

bangkitlah wahai jiwa muda,
di dadamu tersimpan semangat membara,
impian dan cita takan datang menjemput asa,
ia menanti tuk kalian hampiri,
putus asa hanya memberi angkara,
optimisme penantang murka,
waktu tak pernah diam,
walau kau tersapu kemalasan,
bangkitlah wahai jiwa muda,
jati dirimu pembawa cita bangsa,
jangan berharap hanya mahasiswa,
karna seluruh pemuda bangsa pemilik jatinya jua

ku menyadari akan hal yang indah,
namun pahit ternyata,
apa?
ku coba tuk merangkai kata,
ternyata hidup tanpa sahabat dan teman dekat,
sunyi,
sunyi sekali,
bagai sebuah pintu di tengah safana.
tak ada tempat tuk berbagi,
tuk curahkan semua asa,
tuk isi hari dengan kisah ceria,
yang ada sendiri,
sepi,
tuk sandarkan jiwa.

when I close my eyes is I see u, when I open my eyes is I miss u, why?!

seakan semuanya nyata,
dia hadir kembali dalam kehidupan ku,
membawa semua kebahagiaan yang dulu pernah ia berikan padaku,
namun ketika matahari menyapa ku di pagi ini,
aku tersadar,
ternyata semuanya hanya mimpi,
ku termenung & aku tak ingin terbangun dari mimpi indah ku.
ku ingin mengakhiri semua mimpi buruk yang ku alami selama ini.
kasih,
kuingin kau kembali,
mengisi hari-hari ku lagi.

jangan pernah menunggu-nunggu waktu,
karena waktu tak akan pernah menunggumu,
niscaya kamu ditingal oleh waktu,
membuatmu terbelenggu sambil termangu,
waktu tak pernah bernilai negatif,
karena waktu slalu bertambah,
dan takan pernah berkurang,
itu yang membuat waktu semakin bernilai positif,
kamu diam tapi waktu tak pernah diam

rindu...
aku merindukan semuanya,
saat canda tawa bersamamu,
saat ku lihat senyummu,
saat ku hapus air matamu,
saat menghadapi masalah yang menghadang bersama,
saat kita masih saling memegang teguh janji di antara kita,
saat kita meniti masa depan bersama,
saat ku merayu dirimu,
saat ku manjakanmu
saat ku mendapat semangat darimu,
dan, di saat pelukan terakhirmu.
aku merindu

enam bulan sudah kita berpisah,
ku meratapi hidup dalam kesendirian,
namun mengapa perpisahan itu seakan seperti kemarin?
mengapa rasa ini tak pernah berkurang?
rasa pedih ditinggalkan,
rasa kasih sayang yang masih mekar,
tiap detik slalu ku coba tuk melupakanmu,
namun mengapa kau slalu hadir dalam do'a ku.
mencoba tuk slalu bertahan,
namun tetap tenggelam

aku mulai mengenalnya di waktu Sekolah Menengah Pertama,
dan kini dia tlah meninggalkan ku,
mengapa dunia ini begitu kejam membedakan arti cinta karna harta,
bertahun-tahun kasih sayang yang ku sulam, kini hanya sia-sia
yang tersisa hanya puing-puing cinta yang sudah tak bermakna.
yang ada hanya kesedihan yang selalu menyelimuti hati,
terimakasih cinta, kau telah mengajarkan ku kebahagiaan sekaligus kepedihan

Bila dirimu sekarang sedang menunggu seseorang untuk menjalani kehidupan menuju ridho-Nya, bersabarlah dengan keistiqomahan, demi Allah dia tidak datang karena ketampanan/kecantikan, kepintaran, ataupun kekayaan, tapi Allah lah yang menggerakannya.
janganlah tergesa-gesa mengekspresikan cinta kepada seseorang, sebelum Allah mengizinkan, belum tahu yang kau cintai adalah yang terbaik untukmu, siapakah yang lebih mengetahui melainkan Allah?
simpanlah segala bentuk ungkapan cinta & derap hati rapat-rapat, Allah akan menjawabnya lebih indah diwaktu yang tepat, karena Allah Maha mengetahui dari apa yang kita tidak ketahui, baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah, sesungguhnya kesombongan terselubung jika kita menganggap sesuatu itu yang terbaik untuk kita, karena Allah lah yang Maha tahu atas segalanya

hidup adalah sebuah pilihan,
namun jika pilihan kita salah hidup akan susah,
hidup adalah sebuah tantangan,
namun jika tantangan terkecil tak dapat kita hadapi adalah musibah,
percaya bahwa perubahan itu terjadi dan pasti terjadi,
karena itulah sunatullahnya,
Tuhan tidak ikut campur aja pasti terjadi,
apalagi kalo Allah ikut campur pasti itu lebih terjadi lagi,
karena kun fayakunnya akan bekerja.

ku selalu bilang bisa tuk hibur hati ini,
namun tetap tak dapat dibohongi,
hati ku selalu jujur "tak pernah bisa"!,
aku benci tapi slalu merindu,
aku slalu mencoba,
tapi tetap terjatuh,
ku hanya ingin damai walau tanpa mu

matahari tlah terbit,
siap tuk menyapa,
sambutlah sang mentari dengan damai,
sampaikan salam ceria tuk lewati hari ini

ada kegelapan di ruang ini,
dimana sang pencerah hanya keberadaan labil,
kadang terbit namun sering tenggelam,
aku bukanlah seorang pria sejati,
bukan pula seorang insan yang sempurna,
aku hanyalah ruang hati penawar racun,
hanya ingin selalu ada,
untuk tenang................

tidak ada yang lebih aku sesali daripada penyesalanku di hari esok terhadap apa yang terjadi di hari ini!

cinta?....terimakasih cinta :-) , karena cinta telah memberikan pelajaran berharga dalam hidup ku. membuatku mengerti dan merasakan indahnya arti kebahagiaan dan kesedihan.

hidup ini memang aneh tapi tak seaneh kematian.
penderitaan ini memang aneh tapi tak seaneh kebahagiaan fana.
diriku juga aneh tapi tak seaneh dirimu yang tak pernah mengerti tentang mu.

hidup bukan untuk menang tapi mengerti makna kemenangan
hidup bukan untuk kalah tapi merasakan indahnya mengalah
cinta tidak harus memiliki tapi memiliki cinta sebuah kewajiban
memiliki kekasaih bukan berarti memiliki kebebasan atas ia melainkan pertanggung jawaban akan cintamu yang sesungguhnya
jagalah ia seperti menjaga saudara perempuanmu hingga kewajiban atas ia kau miliki.

Dalam do’a
Seribu harap terus kuucap
Seribu pinta kurangkai kata

Dalam do’a
Kupasrah bukan menyerah
Kutinggal bersama tawakkal

Kuserahkan yang terjadi pasti
Setiap kehendak dari Ilahi
Dalam do’a

Kutumpahkan segala hina diri
Demi kasih murni sejati
Dalam do’a

bagai meniti langkah di senja hari
seakan diri tiada arti
takut akan datangnya malam
seperti apa diri di esok pagi

Engkau campur-baur
dan seringkali kabur, namun aku mencatatmu, untuk rindu dan lalu kucoba,
melupakanmu

Seindah-indahnya bunga, para wanita jauh lebih indah. Jadilah “bunga” terindah di dunia dan “bunga” terindah di taman surga-Nya. SubhanALLAH....
;-)

Sikap atau attitude sangat menentukan value kita dalam mengarungi kehidupan ini. Banyak orang mengira bahwa sikap adalah hal sepele yang begitu saja mudah diabaikan. Tapi jangan salah, sikap kita menentukan nasib kita kedepan